
rinai malam menghampiri diri
gemerisik suara jangkrik memecah keheningan malam
alangkah indah puisi alam yang terasa
serasa terbang mengitari semesta
semestinya dirimu ada disampingku menemaniku
di waktu kesakitan, kesenangan, rasa resah,
gundah, serta sesalku
sungguh kuingin hanya bersamamu
bercinta di malam yang sunyi senyap
dimana bulan berada diperaduannya
ingin rasanya kembali terlelap
disisimu ku cumbu dan hangatkan tubuhmu
meski raga ini tak mampu memiliki itu semua
namun jiwa ini merasakan kebesaran akan cinta
sejak kepergian ragamu
diri ini tak mampu untuk kembali tersenyum
merasa kehilangan akan gairah kehidupan
apakah gerangan yang kau berikan sehingga
dirimu menjadi candu yang tak bisa aku lepaskan
sungguh diri ini merasa lemah tak berguna
akankah kau kembali kesisiku
menemaniku seperti dulu
tertawa bersama, sedih bersama, susah bersama-sama
bahagia dengan kehidupan yang sederhana
sungguh aku ingin melihatmu bahagia
tersenyum kembali
dengan ceria kita bangun mimpi kita
kita kejar cita-cita dan harapan
yang pernah kita ukir bersama
walaupun jalan yang dilalui berliku
tapi dengan semangat kebersamaan kita dapat
melaluinya dengan ceria dan bahagia bersama
kembalilah cintaku, jiwaku, separuh nyawaku
telah pergi bersamamu.
semoga kau dapat bahagia dengan perpisahan ini
biarkan diri ini yang menderita
selalu merana dalam kesepian yang tak berujung
dengan kesendirian diri ini menghibur hati yang hancur
luluh lantah bagaikan terjangan tsunami
hatiku terus menjerit menatap malam yang selalu menemani diriku
hanya kesunyian malam yang slalu mendengarkan kisahku
sellu setia menemami, memahami, tak pernah berkeluh kesah tentang dirinya......
rain city 07-04-10
prabu......
